[ Dalam rangka memutus rantai penyebaran Virus Covid 19 sesuai Surat Edaran Rektor Universitas Tanjungpura, maka pelayanan LPPM UNTAN dilaksanakan secara online dan bergantian ]

Percepat Komersialisasi Paten, Pusat HKI UNTAN Laksanakan Workshop

NEWS

LPPM UNTAN- Pusat Hak Kekakayaan Intelektual Universitas Tanjungpura (HKI UNTAN) melaksanakan Workshop Tata Kelola Percepatan dan Komersialisasi  Kekayaan Intelektual dilanjutkan dengan kegiatan Drafting Pendaftaran dan Asistensi Perbaikan Paten di Aula Hotel Orchadz, Kamis (12-13/12/2019).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai suatu keharusan untuk menambah pengetahuan para peneliti yang memiliki karya-karya intelektual untuk dapat melakukan komersialisasi atas kekayaan intelektualnya terkhusus di bidang Paten. Dalam kegiatan tersebut dihadirkan narasumber dari DJKI RI dan Universitas Ma Chung Malang  yaitu : Setyo Purwantor, SR, M.Si, Drs. Slamet Riyadi, M.Si, Nany Nuraeny, S.Si, A.Pt., Ir. Ahmad Fauzi, Drs. Johani Siregar,Apt., Moh. Fahrial Amrulla, SH, MH. dan Abdurrahman Salim.

Ketua Pusat HKI UNTAN, Dr. Ir. Yohana Sutiknyawati K, M.P. dalam sambutannya mengatakan bahwa, sumbangan karya intelektual dari masing-masing prodi di fakultas Se-UNTAN tentu berpengaruh bagi kemajuan UNTAN kedepan. Oleh karena itu kita harus memanfaatkan sistem yang lebih cepat untuk menuju kepada komersialisasi atas kekayaan intelektual sehingga memang produk-produk yang dihasilkan dari penelitian dapat diberdayakan dan di sandingkan dengan pihak industri untuk dikomersialisasikan.

“Kami datangkan lansung narasumber yang berkompeten dibidang Kekayaan Intelektual dengan harapan pengetahuan tentang tata kelola Kekayaan Intelektual hingga sampai pada granted dan komersialisasi dapat dilaksanakan secara seimbang”. Jelasnya. 

Sementara itu Sekretaris LPPM UNTAN, Ir. Surachman, M.MA dalam sambutannya mengatakan, kita menyambut baik upaya yang dilakukan teman-teman Pusat HKI UNTAN. Walaupun Pusat HKI UNTAN baru seumur jagung tapi sudah luar biasa dan langkah yang dilakukan TIM Pusat HKI sudah sesuai karena memang mengejar ketertinggalan, sehingga kedepan jauh lebih baik.

Lanjut Ir. Surachman, M.MA, tata kelola HKI ini perlu kita ketahui, karena kalau kita lihat di undang-undang pemeriksaan substantif itu selambat-lambatnya 36 bulan. Sekarang kenapa ada yang lama dan ada yang cepat, maka ini yang perlu kita diskusikan. Sehingga kedepan dari UNTAN tidak ada lagi karya-karya Inteletual khususnya Paten yang terlalu terlalu lama. Kalau bisa cepat sampai pada granted, tentu kita bisa memikiran cara yang tepat untuk menuju komersialisasi Paten yang sudah ada.

“Kita tentu tidak ingin hasil paten di UNTAN biaya pemeliharaan kita jaga, tapi komersialisasi Paten nya tidak berjalan. Oleh karena itu kegiatan ini penting untuk dilaksanakan sehingga tata kelola Kekayaan Intelektual sampai pada tahapan granted paten dan komersialisasinya bisa seiring sejalan”. Tegasnya.

Peserta dalam kegiatan ini adalah perwakilan dari masing-masing Fakultas yang ada di UNTAN. Kegiatan yang dilaksanakan selama 2 (dua) hari tersebut berjalan dengan lancar hingga selesai.  Kegiatan ini menghasilkan 8 (delapan) Draft Paten yang akan dilanjutkan menuju paten granted. Diharapkan, awal tahun depan sudah bisa menambah jumlah paten granted di Universitas Tanjungpura. (als)



Statistik Pengunjung

Now Online : 1 User
Hari Ini : 13
Bulan ini : 309
Tahun ini : 27476
Today Hits Count : 67
Total Hits : 1822315

Back to Top