[ Dalam rangka memutus rantai penyebaran Virus Covid 19 sesuai Surat Edaran Rektor Universitas Tanjungpura, maka pelayanan LPPM UNTAN dilaksanakan secara online dan bergantian ]

Siapkan Pemetaan Pelibatan Pemangku Kepentingan, BATAN dan LPPM UNTAN Laksanakan FGD

NEWS

LPPM UNTAN- Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tanjungpura (LPPM UNTAN) bersama Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) kembali melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) yaitu tentang Penyusunan Metode Pemetaan dan Pelibatan Pemangku Kepentingan. Kegiatan FGD tersebut dilaksanakan di Hotel Mercure, Kamis (12/03/2020).

FGD dilaksanakan berdasarkan atas proyeksi permintaan energi di Indonesia yang terus meningkat. Peningkatan energi tersebut seiring dengan pertumbuhan ekonomi, jumlah penduduk, dan meningkatnya kualitas kehidupan masyarakat. Pengembangan sumber-sumber energi alternatif selain minyak bumi sebagai pembangkit listrik  merupakan sebuah keniscayaan, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) yang makin maju dan tingkat keselamatannya makin tinggi, serta dengan harga listrik yang kompetitif, maka energi nuklir dapat dipertimbangkan sebagai pemenuhan kebutuhan energi listrik saat ini di Indonesia.

Sekretaris LPPM UNTAN, Ir. Surachman., M.MA dalam sambutannya menyampaikan bahwa, MoU kerjasama LPPM UNTAN dan BATAN bukan kali pertama dilaksanakan. Maka harapannya kerjasama ini harus memberikan dampak positif bagi masyarakat khususnya di Kalimantan Barat, serta sebagai wujud nyata kita mendukung percepatan pembangunan nasional.

“Pemanfaatan nuklir sebagai tenaga listrik tentu harus memberikan manfat yang seluas-luasnya bagi masyarakat, juga bearti Indonesia sudah mulai beralih dari negara berkembang menjadi negara yang maju. Oleh karenanya apapun itu jika untuk membawa manfaat dan kebaikan kita untuk masa akan datang, maka wajib untuk terus kita support”, Jelasnya.  

Ir. Surachman., M.MA juga menambahkan, mudah-mudahan implementasi untuk mewujudkan Pembangunan PLTN di Kalimantan Barat dapat segera terlaksana. Universitas Tanjungpura melalui LPPM UNTAN selalu siap untuk bersinergi bersama BATAN.

Sementara itu, Kepala Pusat Deseminasi dan Kemitraan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) Ir. Eko Madi Parmanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa, BATAN telah melakukan banyak hal guna menginisiasi pembangunan PLTN di Kalimantan Barat. Kali ini kita kembali bekerjasama dengan LPPM UNTAN untuk menyusun metode pemetaan yang melibatkan pemangku kepentingan, sehingga rencana baik kita bisa segera terlaksana.

“Kita ingin semua pemangku kepentingan yang ada di Kalimantan Barat terlibat secara aktif, sehingga kita bisa mendapatkan langkah-langkah kongkrit, mendapatkan dukungan dari semua pihak guna merealisasikan pembangunan PLTN di Kalimantan Barat”, Terangnya.

FGD hari ini menghadirkan Narasumber yaitu Ir. Ruslan dari PKSEN-BATAN dan Dr. Netty Herawati, M.Si. Adapun Peserta FGD terdiri  dari LPPM PTN/PTS di Kota Pontianak, Para Dekan di lingkungan UNTAN, Elemen Masyarakat (sosial/agama/adat), LSM (KOMMUN) serta LPPM UNTAN.

Hasil diskusi FGD pada hari ini diharapkan dapat memperjelas penyusunan metode pemetaan guna melibatkan semua pemangku kepentingan untuk percepatan pembangunan daerah dan pembangunan nasional. (als)



Statistik Pengunjung

Now Online : 2 User
Hari Ini : 34
Bulan ini : 34
Tahun ini : 10641
Today Hits Count : 90
Total Hits : 1779139

Back to Top