[ Pada Tahun 2020, LPPKM Untan sebagai Pusat Informasi Ilmiah dan Penerapan Ipteks serta Kebudayaan yang Unggul di Tingkat Daerah, Nasional, dan Internasional ]

LPPKM Untan dan BATAN Laksanakan FGD, Bedah Pemanfaatan Nuklir di Kalimantan Barat

BERITA

LPPKM UNTAN- Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyaakat Universitas Tanjungpura (LPPKM Untan) bersama Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) tentang Aspek Sosial Penerimaan Masyarakat Terhadap Pemanfaatan Hasil Litbang Iptek Nuklir di Kalimantan Barat. Kegiatan FGD tersebut dilaksanakan di Aula LPPKM Untan, Kamis (14/03/2019).

FGD dilaksanakan berdasarkan atas proyeksi permintaan energi di Indonesia yang terus meningkat. Peningkatan energi tersebut seiring dengan pertumbuhan ekonomi, jumlah penduduk, dan meningkatnya kualitas kehidupan masyarakat. Pengembangan sumber-sumber energi alternatif selain minyak bumi sebagai pembangkit listrik  merupakan sebuah keniscayaan, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) yang makin maju dan tingkat keselamatannya makin tinggi, serta dengan harga listrik yang kompetitif, maka energi nuklir dapat dipertimbangkan sebagai pemenuhan kebutuhan energi listrik saat ini di Indonesia.

Sekretaris LPPKM Untan, Ir. Surachman., M.MA dalam sambutan nya menyampaikan bahwa, dalam rangka melaksanakan fungsinya sebagai Technology Provider yang memahami dengan baik tentang pemanfaatan PLTN, maka kegiatan ini merupakan jejak pendapat guna memberikan pemahaman kepada masyarakat awam di Kalimantan Barat akan manfaat pengunaan PLTN.

“Cara padang kita dengan masyarakat awam tentang pemanfaatan nuklir sebagai tenaga listrik tentu berbeda, maka hasil dari FGD ini harus kita sosialisasikan kembali kepada masyarakat sehingga masyarakat memiliki cara padang yang sama akan perlunya nuklir sebagai tenaga listrik untuk  pemenuhan kebutuhan energi listrik yang terus meningkat di Indonesia khususnya di Kalimantan Barat.” pintanya.

Ir. Surachman., M.MA juga menambahkan, mudah-mudahan implementasi untuk mewujudkan adanya PLTN di Kalimantan Barat dapat tercapai dengan baik. Universitas Tanjungpura melalui LPPKM siap untuk bekerjasama dan mendukung hal tersebut.

“InsyaAllah jika semua unsur,  baik dari pemerintah sebagai penangungjawab dan masyarakat sebagai penerima akan manfaat dari PLTN saling bekerja sama, maka apa yang kita cita-citakan dapat terwujud.” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Deseminasi dan Kemitraan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) Ir. Ruslan, dalam materinya menyampaikan bahwa, BATAN telah melakukan banyak hal guna menginisiasi program kerjanya. Sedangkan FGD  ini didesain  sebagai ajang  komunikasi dan  diskusi konstruktif  antara  BATAN  sebagai  lembaga  pemerintah  yang  berfungsi  sebagai  Technology Provider   dengan   pemangku   kepentingan   di  wilayah   Kalimantan Barat untuk melihat secara lansung aspek sosial penerimaan masyarakat terhadap pemanfaatan PLTN.

“Kita ingin lihat bagaimana perspektif masyarakat di Kalimantan Barat dalam memahami akan pemanfaatan PLTN, sehingga langkah selanjutnya yang kami tempuh untuk mewujudkan tujuan baik ini dapat teralisasi dengan maksimal dan mendapatkan dukungan dari semua pihak.” Jelasnya.

FGD hari ini menghadirkan 4 (empat) orang Narasumber yang menyampaikan  materi secara panel, yaitu tentang “Aspek Sosial, Ekonomi dan Geografis Masyarakat Kalimantan Barat Serta Kaitannya Dengan Penerimaan Terhadap Introduksi Teknologi Baru” dan “Roadmap Program Teknis Nuklir di Wilayah Propinsi Kalimantan Barat”. Narasumber tersebut adalah Afghani Jayuska, S.Si, M.Si, Dr. Netty Herawati, M.Si, Dr. Windhu Putra, S.E, M.Sc dan Dr.  Ferry Hadari, S.T., M. Eng.  Adapun Peserta FGD terdiri  dari BATAN dan Dosen berbagai bidang ilmu dari FAPERTA, FEB, FT, FISIP, FMIPA,  KOMMUN dan LPPKM Untan.

Diharapkan hasil diskusi pada FGD hari ini akan dapat menjadi sumber informasi penting bagi pemetaan kondisi aspek sosial masyarakat dan pemangku kepentingan serta tersusunnya metode dan strategi survey tingkat penerimaan masyarakat terhadap dampak pemanfaatan hasil litbang iptek nuklir. (als)

Statistik Pengunjung

Now Online : 1 User
Hari Ini : 48
Bulan ini : 923
Tahun ini : 12476
Today Hits Count : 118
Total Hits : 1728405

Back to Top