[ Pada Tahun 2020, LPPKM Untan sebagai Pusat Informasi Ilmiah dan Penerapan Ipteks serta Kebudayaan yang Unggul di Tingkat Daerah, Nasional, dan Internasional ]

Pelantikan Pengurus Pusat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Universitas Tanjungpura

NEWS

LPPKM Untan- Prof. Dr. H. Thamrin Usman, DEA membuka secara resmi Sosialisasi Pusat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Universitas Tanjungpura. Kegiatan ini mengangkat tema “Revitalisasi manajemen hak kekayaan intelektual atas hasil inovasi Universitas Tanjungpura melalui pusat HKI Untan.”

Pada kesempatan tersebut, Prof. Dr. H. Thamrin Usman, DEA juga secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Rektor Untan tentang Susunan Pengurus Pusat HKI Untan sekaligus melantik Pengurus Pusat HKI Untan periode 2018-2020. Dalam SK tersebut, yang ditetapkan sebagai Ketua Pusat HKI Untan yaitu Ibu Dr. Ir. Yohana Sutiknyawati Kusuma Dewi, MP. Beliau adalah Dosen pada Fakultas Pertanian Untan. Acara tersebut dilaksanakan di Ruang Theater 2 Gedung Konferensi Untan, Senin (18/03/2019).

Dalam sambutannya, Prof. Dr. H. Thamrin Usman, DEA mengatakan, bahwa saat ini dinamika kehidupan yang ada ditanah air ini sungguh memerlukan peran Perguruan Tinggi sebagai tempat berkumpulnya para intelektual dengan berbagai bidang ilmu.

“Peran aktif kita diperlukan untuk mencapai kemajuan dan demi kemaslahatan orang banyak”, jelasnya.

Dalam kondisi saat ini dimana kita sudah memasuki revolusi industri 4.0, maka diperlukan inovasi untuk menyelesaikan dan mempermudah banyak masalah di sekitar kita. Faktanya, sebagai contoh dalah pola smart farming yang merupakan metode pertanian cerdas berbasis teknologi Agri Drone Sprayer, Drone Surveillance dan Soil and Weather Sensor.

Sehingga semuanya dapat di-otomatisasikan dengan inovasi-inovasi yang dapat mempermudah kerja manusia dan diharapkan dapat menjadi solusi dalam mengatasi berbagai permasalahan pertanian.

Inovasi tersebut tentunya lahir dari ide-ide segar, ide-ide baru yang harus kita lindungi. Berbicara tentang hak kekayaan intelektual, kita harus sadar bahwa kita berada diwilayah tropical sebagai gudangnya kekayaan alam dan kekayaan intelektual.

Sains yang kita fokuskan kepada hak-hak pemikiran kita, karya-karya penemuan kita, harus kita lindungi. Jangan biarkan ide-ide kita melayang, terdengar, dan tersebut dengan bebas tanpa perlindugan. Maka Pusat HKI Untan menjadi penting untuk menjembatani proses lahirnya ide-ide yang menghasilkan inovasi-inovasi terbaik.

Selain itu Prof. Dr. H. Thamrin Usman, DEA, juga menambahkan, bahwa hadirnya Pusat HKI ini harus memberikan manfaat tidak hanya untuk Untan, tapi juga harus memberikan kemaslahatan bagi banyak orang, dan kita berharap banyak ide-ide yang bisa dilindungi baik dengan hak paten, hak cipta dan perlindungan hukum lainnya.

“Atas adanya ide-ide yang lahir sebagai perwujudan inovasi baru, maka semuanya wajib untuk dilindungi dengan sebaik-baiknya”, tegasnya.

Kegiatan dilanjutkan pada hari kedua (19/03/2019) berupa Klinik (bimbingan) sebagai bentuk nyata upaya mendorong lahirnya ide inovatif yang kemudian dituangkan dan disempurnakan dan dilindungi sebagai bentuk Kekayaan Intelektual berupa Hak Paten, Hak Cipta, Hak Merek. Bimbingan dilakukan oleh Pengelola Pusat HKI Untan, yaitu : Dr.Ir. Yohana Sutiknyawati Kusuma Dewi,MP., Dr. Winda Rahmalia,S.Si,M.Si, Dr. Ing. Seno Darmawan Panjaitan, ST,MT., Dr. Siti Nani Nurbaeti, S. Farm, M.Si.Apt., Dr. Nelly Wahyuni, M.Si., dan Oke Anandika Lestari, S.TP, M.Si.

“Klinik berjalan baik dan sudah dapat menghasilkan lebih dari 10 KI yang akan diproses.” demikian Ibu Yohana menyampaikan. Kegiatan Klinik KI dilaksanakan di Aula LPPKM Untan. (als)

Statistik Pengunjung

Now Online : 1 User
Hari Ini : 48
Bulan ini : 923
Tahun ini : 12476
Today Hits Count : 109
Total Hits : 1728396

Back to Top