[ Pada Tahun 2020, LPPKM Untan sebagai Pusat Informasi Ilmiah dan Penerapan Ipteks serta Kebudayaan yang Unggul di Tingkat Daerah, Nasional, dan Internasional ]

LPPKM Untan Hadirkan Pakar, Bedah Strategi Pengajuan Proposal Penelitian Tahun 2019

NEWS

LPPKM Untan- LPPKM Untan melaksanakan Workshop dan Klinik Proposal Penelitian Tahun 2019 dengan mengangkat materi yaitu Strategi Pengajuan Proposal Penelitian Sesuai Panduan Penelitian Edisi XII dan Klinik Proposal Penelitian. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 2 (dua) hari, yaitu 25 s/d 26 April 2019 di Aula LPPKM Untan. Kamis, (25/04/2019).

Pada kegiatan workshop tersebut, LPPKM Untan menghadirkan dua orang narasumber sebagai pakar dalam strategi pengajuan proposal Penelitian. Narasumber pertama yaitu Dr. Ir. Endang Yuniastuti, M.Si yang nantinya akan memaparkan materi tentang Strategi Lolos Proposal sesuai Panduan Edisi XII (Skim Penelitin Dasar, Penelitian Terapan, Skim Desertasi Doktor dan Pasca Doktor) serta Strategi Pemilihan dan Pencapaian Luaran Penelitian (Dasar dan Terapan). Sementara itu narasumber yang kedua yaitu Dr. Ir Burhanuddin, M.P akan memaparkan materi yang berkenaan dengan Penjelasan Program Hibah Penelitian Desentralisasi (PDUPT, PTUPT, dan PPUPT). Kedua narasumber tersebut adalah reviewer nasional Penelitian.

Sekretaris LPPKM Untan, Ir. Surachman, M.MA dalam sambutannya menyampaikan bahwa, kegiatan workshop yang dilaksanakan 25-26 April 2019 ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada bapak/ibu semua dalam meningkatan kemampuan untuk memahami dengan baik strategi pengajuan proposal penelitian, tentunya tidak hanya bermanfaat untuk diri pribadi tetapi juga bermanfaat untuk Universitas Tanjungpura.

“Workshop ini selain untuk meningkatkan kapasitas bapak/ibu semua, jika berhasil juga akan membawa kebaikan untuk Universitas Tanjungpura.”, jelasnya.

Sekretaris LPPKM Untan, Ir. Surachman, M.MA juga menambahkan, mudah-mudahan kegiatan ini mampu memberikan pemahaman kepada kita semua, khususnya para peneliti untuk bisa mengetahui strategi dalam pengajuan proposal penelitian, agar lebih banyak penelitian kita ditahun ini. Perubahan paduan dari edisi XI ke edisi XII menentukan lebih banyak lagi syarat yang harus dipenuhi dalam pengajuan proposal penelitian, oleh karena itu kita hadirkan pakar untuk mengupas tuntas hal tersebut demi mendapatkan hasil yang maksimal dalam pelaksanaan penelitian mulai dari tahapan proses pengajuan proposal hingga selesainya penelitian tersebut.

 “Diharapkan dengan bimbingan klinik proposal penelitian ini akan memberikan motivasi, sehingga nantinya akan lebih banyak dosen yang berpeluang mengajukan proposal dan dapat melaksanakan penelitian.”, tutupnya. (als)

Statistik Pengunjung

Now Online : 1 User
Hari Ini : 46
Bulan ini : 921
Tahun ini : 12474
Today Hits Count : 85
Total Hits : 1728372

Back to Top