[ Pada Tahun 2020, LPPKM Untan sebagai Pusat Informasi Ilmiah dan Penerapan Ipteks serta Kebudayaan yang Unggul di Tingkat Daerah, Nasional, dan Internasional ]

Finalisasi Survei Dampak Pemanfaatan Hasil Litbang Iptek Nuklir di Masyarakat, LPPKM Untan dan BATAN Laksanakan Workshop

NEWS

LPPKM UNTAN- Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyaakat Universitas Tanjungpura (LPPKM Untan) bersama Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) melaksanakan Workshop tentang Survei Dampak Pemanfaatan Hasil Litbang Iptek Nuklir di Masyarakat. Kegiatan Workshop tersebut dilaksanakan di Ruang Ulin, Hotel Mercure Pontianak, Rabu (03/07/2019).

Workshop ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari FGD sebelumnya yang lebih dahulu telah membahas tentang Aspek Sosial Penerimaan Masyarakat Terhadap Pemanfaatan Hasil Litbang Iptek Nuklir di Kalimantan Barat.

Peningkatan energi di Indonesia bertambah seiring dengan pertumbuhan ekonomi, jumlah penduduk, dan meningkatnya kualitas kehidupan masyarakat. Pengembangan sumber-sumber energi alternatif selain minyak bumi sebagai pembangkit listrik  merupakan sebuah keniscayaan, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) yang dapat dipertimbangkan untuk pemenuhan kebutuhan energi listrik saat ini di Indonesia.

Sekretaris LPPKM Untan, Ir. Surachman, M.MA dalam sambutannya saat membuka kegiatan workshop mengatakan, bahwa workshop ini dilaksanakan berkaitan dengan penyampaian informasi kepada organisasi kemasyarakatan dan semua pihak tentunya secara umum karena berkaitan dengan penerimaan masyarakat terhadap penggunaan energi nuklir sebagai tenaga listrik. Pemerintah berencana untuk membangun PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir) di Kalimantan Barat.

“Terkait rencana pembangunan PLTN di Kalbar, karena sudah termaktub didalam RPJM dan RPJMD, tentu harus kita dukung demi Indonesia yang lebih maju dan berkembang, serta khususnya untuk Daerah Provinsi Kalimantan Barat yang lebih baik kedepan.” Jelasnya.

Sekretaris LPPKM Untan juga menambahkan, bahwa workshop ini untuk melihat finalisasi hasil dari survei yang telah dilaksanakanakan terhadap penerimaan masyarakat akan dampak pemanfaatan hasil Litbang Iptek Nuklir untuk pembangunan PLTN di Provinsi Kalimantan Barat.

“Dengan 600 responden yang tersebar di 12 Kabupaten dan 2 Kota di Kalbar, tentunya kita ingin melihat hasil dari survei tersebut akan penerimaan masyarakat terhadap perencanaan pembangunan PLTN di Provinsi Kalimantan Barat.” Terangnya.

Oleh karena itu Output dari hasil Workshop hari ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi penting tentang Finalisasi dari Survei yang sudah dilaksanakan, untuk melihat tingkat penerimaan masyarakat terhadap Pemanfaatan Litbang IPTEK Nuklir sebagai Tenaga Listrik.

Workshop kerjasama LPPKM Untan dan BATAN kali ini mengundang peserta dari organisasi masyarakat dan pemuda, yaitu ormas wanita yang tergabung dalam Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Kalimantan Barat dan ormas pemuda lainnya yang ada di Kalimantan Barat juga di ikuti oleh Enumerator lapangan. Workshop juga menghadirkan tiga narasumber yaitu Bapak Afghani Jayuska, S.Si., M.Si, Ibu Neva Satyahadewi, S.Si., M.Si dan Bapak Hendra Perdana, S.Si., M.Sc. Suasana kegiatan Workshop diwarnai dengan antusias para peserta yang hadir dalam sesi tanya jawab tentang Hasil Survei Dampak Pemanfaatan Hasil Litbang Iptek Nuklir di Masyarakat. (als)

Statistik Pengunjung

Now Online : 1 User
Hari Ini : 46
Bulan ini : 921
Tahun ini : 12474
Today Hits Count : 87
Total Hits : 1728374

Back to Top