[ Dalam rangka memutus rantai penyebaran Virus Covid 19 sesuai Surat Edaran Rektor Universitas Tanjungpura, maka pelayanan LPPM UNTAN dilaksanakan secara online dan bergantian ]

DISKUSI TEKNIS PENYUSUNAN DRAFT RANCANGAN AWAL RPJMD KABUPATEN SAMBAS

NEWS

LPPM UNTAN-   Pemkab Sambas dan  Tim RPJMD Melaksanakan acara diksusi teknis penyusunan draft rancangan awal RPJMD Kabupaten Sambas, acara dihadiri oleh Bupati Sambas H.satono, S.Sos, MH. dan Wakil Bupati Sambas Fahrurrofi, S.I.P, M.H.SC serta Rektor Universitas Tanjungpura Prof. Dr. Garuda Wiko, S.H., M.SI.”.  Jumat (25/6/2021).

     Acara dibuka dengan pembukaan oleh Rektor Universitas Tanjungpura beliau pun menyampaikan bahwa Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) adalah penjabaran dari visi, misi, dan program Kepala Daerah yang penyusunannya berpedoman pada RPJMD serta memperhatikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMD). RPJMD ini merupakan Visioner, Untan memiliki program unggulan Untan one placement produk. 

Untan membuka diri untuk menyiapkan sumber daya untuk inovasi-inovasi agar di kembangkan di Untan serta dapat di kolaborsikan dengan Kabupaten Sambas. Untan juga mempunyai program data Desa presisi untuk di koordinasikan untuk menjadi bagian RPJMD . "ungkapnya".

Untan terdapat 9 fakultas dengan jumah mahasiswa sekitar 35000 termasuk putra putra terbaik Sambas, Harapan dan kerja keras Untan untuk bisa menyiapkan putra-putra terbaik Sambas memberikan dampak bagi masyarakat Sambas."Harapnya"

Jadi saat ini juga Untan sudah saat nya memerluan mitra mitra Strategis, Untan juga dapat diharakan sensiitf terhadap perkembangan yang terjadi di daerah. "tutupnya".

     Dalam kesempatan ini Bupati Sambas memberikan sekapur sirih , "dengan adanya RPJMD ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi kabupaten sambas dan menjadikan Smbas Berkemajuan. RJMPD ini tidak bisa berjalan baik jika tidak di bantu lembaga tinggi Universitas dan juga tim-tim ahli untuk menyusun kerangka kerangka ,program-program pertajam sehingga pembangunan yang dilakukan di Sambas bisa dinikmati oleh masyarakat sambas."imbuhnya".

Sambas merupakan Kabupaten yang meimilki populasi terbesar kedua di Provinsi Kalbar, dilihat dari data BPS hari ini Sambas kurang lebih 639 ribu capil jiwa terbagi menjadi 19 kecamatan dan 183 Desa. Dari 70% populasi Sambas adalah  mayoritas Pertanian, pepatah orang Sambas Kenceng priok orang Sambas “ di tentukan dari sektor pertanian. 

Kabupaten Sambas pada 2 tahun yang lalu melakukan MOU kepada Untan di Fakutas Kedokteran untuk dikaji kembali kalau memang itu di perlukan maka kita sipakan sdm nya karena memang untuk sdm tenaga kesehtan Kabupaten Sambas masih terbatas.

Selanjutnya kepada Ketua tim harapan Bupati Sambas merancang, membersamai, mensukseskan betul program program yang kita inginkan termasuk program one placemant produk .Sambas memiliki potensi yang luar biasa , tapi saat ini untuk sekarng apa potensi desa yang 183 desa itu untuk menggali potensi, mapping potensi desa sehingga masyarakat sambas tidak latah, dalam artian komoditi didesa tertenttu belum tentu baik di desa lainnya, maka dari situ dengan kesempatan untuk kita bisa memberikan jawaban dari masalah ini. "Harapnya".




Statistik Pengunjung

Now Online : 1 User
Hari Ini : 30
Bulan ini : 5060
Tahun ini : 34535
Today Hits Count : 87
Total Hits : 1908707

Back to Top